Pelayanan – Gereja St. Paskalis https://gerejapaskalis.or.id Paroki Cempaka Putih Jakarta Wed, 30 Apr 2025 06:32:33 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.1 Legio Maria: Sejarah Singkat, dan Transformasi di Paroki Cempaka Putih https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/legio-maria-sejarah-singkat-dan-transformasi-di-paroki-cempaka-putih/ https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/legio-maria-sejarah-singkat-dan-transformasi-di-paroki-cempaka-putih/#respond Wed, 30 Apr 2025 01:55:21 +0000 https://gerejapaskalis.or.id/?p=9561

Legio Maria, sebuah gerakan kerasulan awam dalam Gereja Katolik, telah menjadi kekuatan signifikan dalam penyebaran iman dan pelayanan kasih di seluruh dunia. Didirikan di Dublin, Irlandia, pada tanggal 7 September 1921, oleh Frank Duff, Legio Maria tumbuh dari sebuah kelompok kecil umat Katolik yang bersemangat untuk melayani Tuhan melalui Bunda Maria.

Terinspirasi oleh semangat devosi kepada Maria dan keinginan untuk meniru kehidupannya dalam melayani Kristus, Frank Duff membentuk kelompok pertama Legio Maria yang dinamakan “Our Lady of Mercy”. Metode kerja Legio Maria yang unik, yang menggabungkan doa, studi rohani, dan karya kerasulan aktif, dengan cepat menarik perhatian dan minat banyak umat Katolik.

Struktur organisasi Legio Maria yang berbasis sel, yang disebut praesidium, menjadi fondasi bagi ekspansinya. Setiap praesidium terdiri dari sekelompok kecil anggota yang bertemu mingguan untuk berdoa, melaporkan tugas kerasulan yang telah dilakukan, dan merencanakan kegiatan selanjutnya. Sistem ini memungkinkan Legio Maria untuk berkembang secara organik dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Dalam beberapa dekade berikutnya, Legio Maria menyebar dengan pesat ke berbagai negara di hampir seluruh dunia. Semangat para anggotanya yang gigih dan dedikasi mereka dalam melakukan karya-karya kerasulan, seperti mengunjungi orang sakit, membantu kaum miskin, mengajar agama, dan mengajak kembali umat Katolik yang menjauh, menjadi daya tarik utama gerakan ini.

Dari Eropa, gerakan ini merambah ke Amerika, Afrika, Asia, dan Oseania, beradaptasi dengan berbagai konteks budaya dan sosial. Kehadiran Legio Maria di berbagai negara membuktikan universalitas pesan Injil dan kerinduan umat awam untuk berpartisipasi aktif dalam misinya.

Hierarki

Legio Maria memiliki struktur organisasi yang jelas dan teratur, yang memastikan koordinasi dan kesatuan dalam menjalankan karya kerasulan di seluruh dunia. Berikut adalah hierarki Legio Maria secara umum dan penerapannya di Indonesia:

  • Presidium adalah unit dasar Legio Maria di tingkat paroki atau komunitas. Setiap presidium memiliki nama pelindung dari Bunda Maria, biasanya diambil dari doa Litani Santa Perawan Maria. Presidium dipimpin oleh seorang Ketua, dibantu oleh Wakil Ketua, Sekretaris, dan Bendahara. Mereka bertemu mingguan untuk berdoa, merencanakan karya, dan melaporkan kegiatan. Seorang Pemimpin Rohani (biasanya seorang imam atau diakon) ditunjuk untuk memberikan bimbingan rohani.
  • Kuria adalah dewan yang mengawasi beberapa presidium dalam suatu wilayah yang lebih luas, biasanya tingkat dekenat atau wilayah pastoral dalam sebuah keuskupan. Kuria bertanggung jawab untuk membimbing dan mengkoordinasi kegiatan presidium-presidium di bawahnya.
  • Komisium merupakan sebuah dewan  yang mengawasi wilayah yang terlalu luas bagi sebuah kuria. Sehingga sebuah Komisium bisa mengawasi beberapa Kuria.
  • Regia adalah dewan yang mengawasi wilayah kerja yang terlalu luas bagi sebuah dewan Komisium.
  • Senatus: Ini adalah dewan tertinggi Legio Maria di tingkat nasional. Senatus bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengembangkan Legio Maria di seluruh negara, memastikan kesatuan semangat dan pelaksanaan karya sesuai dengan aturan resmi gerakan. Senatus memiliki otoritas atas semua dewan di bawahnya dalam lingkup nasional. Saat ini, setidaknya terdapat tiga Senatus yang aktif di Indonesia:
    • Senatus Bejana Rohani, Jakarta: Wilayah pelayanan: Meliputi Sumatera, Kalimantan, Jakarta, dan Jawa Barat.
    • Senatus Sinar Bunda Karmel, Malang: Wilayah pelayanan: Meliputi Sulawesi, Indonesia Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
    • Senatus Maria Diangkat ke Surga, Kupang: Wilayah pelayanan: Nusa Tenggara Timur (NTT).
  • Concilium Legionis Mariae: Ini adalah dewan tertinggi Legio Maria di tingkat dunia, berpusat di Dublin, Irlandia. Konsilium Legio Maria memiliki otoritas tertinggi dalam mengatur dan mengembangkan Legio Maria di seluruh dunia. Semua Senatus di berbagai negara berada di bawah naungan dan bertanggung jawab kepada Konsilium. Konsilium menetapkan aturan dan pedoman umum bagi seluruh gerakan Legio Maria.

Harapan Bapa Suci

Para Paus dari masa ke masa telah memberikan pengakuan dan menyampaikan harapan yang tinggi terhadap Legio Maria. Mereka melihat gerakan ini sebagai kekuatan vital dalam evangelisasi dan pembaharuan Gereja. Bapa Suci Paulus VI, dalam audiensi dengan Legio Maria pada tahun 1965, memuji semangat kesetiaan dan pelayanan mereka, serta menekankan relevansi Legio Maria dalam membawa Kristus kepada dunia modern.

Pada tanggal 30 Oktober 1982, Yohanes Paulus II berbicara kepada sekelompok legioner Italia, di mana ia memuji semangat dan karya kerasulan mereka. Beliau mengakui peran penting gerakan ini dalam membela iman dan nilai-nilai Kristiani, terutama di tengah tantangan sekularisasi. Beliau mendorong para legioner untuk terus bersemangat dalam karya kerasulan mereka, menjadi saksi kasih Kristus di tengah masyarakat.

Paus Fransiskus sering menekankan pentingnya peran awam dalam evangelisasi dan pelayanan. Hal ini sejalan dengan semangat Legio Maria yang merupakan gerakan kerasulan awam. Beliau  mendorong umat Katolik untuk “pergi ke pinggiran” dan menjangkau mereka yang terabaikan. Semangat pelayanan Legio Maria, yang berfokus pada kunjungan dan kehadiran di tengah masyarakat, selaras dengan visi ini.

Transformasi di Paskalis

Kehadiran Legio Maria di Indonesia merupakan bagian penting dari sejarah perkembangan Gereja Katolik di tanah air. Legio Maria pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh Ms. Theresia Shu, seorang utusan (envoy) yang diutus oleh Legio Maria di Dublin, Irlandia pada tahun 1951. Pengenalan Legio Maria ini dimulai di Medan. Kemudian, Legio Maria menyebar ke berbagai keuskupan di Indonesia.

Legio Maria di Jakarta muncul pertama kali pada tahun 1972, didirikan oleh seorang pastor Italia. Namanya Pastor Vincenzo Salis SX di paroki Toasebio, Jalan Kemenangan III no. 47, Jakarta Barat. Pada tanggal 13 Oktober 1972, beliau mendirikan sebuah presidium senior campuran, Maria de Fatima. Perkembangan presidium ini sangat lamban dan presidium ini bergabung ke dewan Kuria (Dewan yang membina presidium-presidium) di Bogor. Sampai dengan tahun 1975, jumlah presidium di Jakarta berkembang menjadi 4 presidium.

Kisah Legio Maria di Paroki Cempaka Putih, Jakarta, dimulai pada tahun 1978. Kehadiran gerakan ini menjadi angin segar bagi kehidupan rohani dan kerasulan umat paroki. Presidium pertama yang didirikan adalah “Pintu Surga” pada 16 September 1978. Presidium ini menjadi fondasi bagi perkembangan Legio Maria di paroki tersebut, menjadi wadah bagi umat untuk bertumbuh dalam iman dan pelayanan.

Seiring berjalannya waktu, semangat kerasulan di Paroki Cempaka Putih membuahkan hasil yang menggembirakan. Legio Maria di paroki ini berkembang pesat hingga mencapai puncaknya dengan 13 presidium, yang terdiri dari 4 presidium yunior yang membina anggota usia muda dan 9 presidium senior yang melibatkan anggota dewasa. Keberagaman presidium ini mencerminkan semangat pelayanan yang meluas dan melibatkan berbagai kelompok usia dalam paroki.

Presidium-presidium tersebut yaitu

Yunior: Pres. Sedes Sapientiae (SS), Pohon Sukacita Kami (PSK), Cermin Kekudusan (CK), Maria Stella Maris(MSM)

Senior: Pres. Pintu surga (PS), Bunga Mawar Yang Gaib(BMYG), Putri Kerahiman(PK), Rumah Kencana (RK), Maria Degli Angeli(MDA), Stella Matutina (SM), Ratu Pecinta Damai(RPD), Benteng Gading (BG), Bunda Yang Patut Dicintai (BYPD)

Dengan tiga belas presidium yang tergabung, presidium-presidium di Paroki Cempaka Putih membentuk dewan kuria mandiri  dibawah senatus Bejana rohani Jakarta yaitu Kuria Mater Christi.   Sebelumnya, semua presidium di paroki Cempaka Putih  bergabung dengan Kuria Our Lady of The Holy famili Rawamangun (sekarang dewan Komisium)

Para anggota Legio Maria aktif terlibat dalam beragam karya kerasulan, termasuk kunjungan rumah tangga, pelayanan sosial, katekese, pembinaan iman, dan partisipasi aktif dalam kehidupan paroki.

Kunjungan rumah tangga melintasi berbagai sekat di masyarakat termasuk keluarga kaum marginal yang terpinggirkan. Pelayanan sosial dengan menjadi relawan bakti sosial kesehatan. Tugas katekese diantaranya mendampingi orang yang baru pertama di paroki Cempaka Putih mengenal gereja Katolik dan menjadi teman dalam perjalanannya. Pembinaan iman melalui bina iman anak, dan sebagainya. 

Namun, pandemi COVID-19 membawa tantangan yang signifikan bagi banyak organisasi, termasuk Legio Maria di Paroki Cempaka Putih. Pembatasan sosial dan kekhawatiran akan kesehatan menyebabkan banyak kegiatan tatap muka terhenti, dan jumlah presidium mengalami penurunan drastis menjadi 3 presidium setelah pandemi mereda.

Dalam menghadapi situasi ini, semangat persatuan dan adaptasi kembali membara di kalangan anggota Legio Maria Paroki Cempaka Putih. Sebagai langkah strategis untuk memperkuat kembali gerakan ini dan mengoptimalkan potensi kerasulan, pada tanggal 3 September 2023, sebuah keputusan penting diambil. Presidium Pintu Surga (PS), bersama dengan Presidium Benteng Gading (BG)dan Presidium Bunda Yang Patut Dicintai(BYPD), sepakat untuk bergabung menjadi satu presidium baru yang diberi nama “Mater Christi”.

 

 

Dengan bersatu dalam satu wadah, diharapkan para anggota dapat saling menguatkan, berbagi sumber daya, dan merencanakan karya kerasulan yang lebih efektif dan terpadu. Salah satu tugas yang dijalankan sejak pandemi dimulai dan masih terus berjalan adalah pendampingan dalam Doa Rosario Anak Online setiap hari minggu jam 20.00 dan Devosi Sabtu Imam yang dipimpin anak-anak pada setiap sabtu pertama dalam bulan.

Presidium Mater Christi diharapkan menjadi pusat semangat baru bagi Legio Maria di Paroki Cempaka Putih, melanjutkan warisan pelayanan dari presidium-presidium sebelumnya dan membuka babak baru dalam mewartakan kasih Kristus melalui perantaraan Bunda Maria.

Perjalanan Legio Maria di Paroki Cempaka Putih, dari satu presidium “Pintu Surga” hingga menjadi kekuatan dengan 13 presidium dan kemudian bersatu kembali dalam Presidium Mater Christi, adalah cerminan dari dinamika dan ketahanan sebuah komunitas iman.

Diharapkan Presidium Mater Christi akan menjadi wadah yang subur bagi pertumbuhan rohani anggota dan semakin efektif dalam menjangkau serta melayani umat Paroki Cempaka Putih dan masyarakat sekitarnya. Semangat devosi kepada Bunda Maria dan komitmen untuk melayani sesama akan terus menjadi pilar utama dalam setiap karya kerasulan Legio Maria di paroki ini.***(Thomas Aji)

Sumber:

  1. Buku sejarah 50 tahun Gereja Paskalis
  2. Buku Pegangan Legio Maria
  3. Legio Maria Senatus Bejana Rohani – Situs Resmi Senatus Bejana Rohani – Indonesia Barat
]]>
https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/legio-maria-sejarah-singkat-dan-transformasi-di-paroki-cempaka-putih/feed/ 0
PROSEDUR PENGURUSAN PELAYANAN SANTO YUSUF DI PAROKI CEMPAKA PUTIH https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/prosedur-pengurusan-pelayanan-santo-yusuf-di-paroki-cempaka-putih/ https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/prosedur-pengurusan-pelayanan-santo-yusuf-di-paroki-cempaka-putih/#respond Wed, 02 Jun 2021 14:45:02 +0000 https://gerejapaskalis.kristyantomulyono.com/?p=1340
  • Apabila ada umat Katolik di Paroki Cempaka Putih yang meninggal dunia di rumah, maka surat yang dipersiapkan yaitu: Surat pengantar dari RT dan RW untuk mendapatkan surat kematian dari kelurahan
  • Apabila umat Katolik Gereja St. Paskalis Paroki Cempaka Putih meninggal di rumah sakit, maka yang diperlukan untuk pelayanan Seksi Santo Yusuf adalah surat kematian dari rumah sakit tersebut
  • Surat-surat yang dibutuhkan untuk mengurus pemakaman adalah:
    • Surat kematian dari rumah sakit / kelurahan
    • Fotocopy Kartu Keluarga (KK Pemerintahan)
    • Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang meninggal
    • Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) keluarga yang bertanggung jawab
  • Pengurusan peti jenazah yang dipersiapkan Seksi Santo Yusuf, apabila menggunakan peti jenazah dari Gereja, dapat menghubungi
    • Ibu Agatha 0816 1329 095
    • Ibu Esti 0815 1008 1885
    Peti jenazah akan diantar ke rumah atau rumah sakit
  • Kecuali jenazah disemayamkan di rumah duka (bukan rumah sendiri), pengadaan peti jenazah mengikuti kebijaksanaan dari masing-masing rumah duka; ada yang mewajibkan menggunakan untuk menggunakan peti jenazah dari rumah duka tersebut dan ada yang tidak mewajibkan
  • Surat-surat yang harus dilengkapi untuk mendapatkan Dana Santunan Santo Yusuf dari Gereja St. Paskalis sebesar Rp 3.000.000,-
    • Fotocopy Kartu Keluarga (KK Gereja)
    • Fotocopy Kartu Keluarga (KK Pemerintahan)
    • Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang meninggal
    • Fotocopy Kartu Santo Yusuf
    • Fotocopy surat kematian dari kelurahan / rumah sakit
  • ]]>
    https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/prosedur-pengurusan-pelayanan-santo-yusuf-di-paroki-cempaka-putih/feed/ 0
    PROSEDUR DEKORASI BUNGA PENGANTIN DI GEREJA ST. PASKALIS PAROKI CEMPAKA PUTIH https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/prosedur-dekorasi-bunga-pengantin-di-gereja-st-paskalis-paroki-cempaka-putih/ https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/prosedur-dekorasi-bunga-pengantin-di-gereja-st-paskalis-paroki-cempaka-putih/#respond Wed, 02 Jun 2021 14:17:13 +0000 https://gerejapaskalis.kristyantomulyono.com/?p=1333 Bagi umat Paskalis
    1. Tidak mengharuskan calon pengantin memakai dekorasi bunga potong
    2. Jenis bunga dan rangkaiannya disesuaikan dengan dana yang diberikan oleh calon pengantin
    3. Tim bunga akan mengundang calon pengantin untuk membahas dekorasi bunga
    4. Mengisi Lembar Form Dekorasi bunga pada saat pertemuan
    5. Dana ditransfer ke rekening BCA Paroki a/n PGDP Paroki Santo Paskalis dengan nomor rekening 5730-15-9988

    Bagi umat di luar Paskalis

    1. Dana untuk dekorasi bunga minimal Rp 2.000.000,-
    2. Jenis bunga dan rangkaian disesuaikan dengan dana yang diberikan oleh calon pengantin
    3. Tim bunga akan mengundang calon pengantin untuk membahas dekorasi bunga
    4. Mengisi Lembar Form Dekorasi bunga pada saat pertemuan
    5. Dana ditransfer ke rekening BCA Paroki a/n PGDP Paroki Santo Paskalis dengan nomor rekening 5730-15-9988
    ]]>
    https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/prosedur-dekorasi-bunga-pengantin-di-gereja-st-paskalis-paroki-cempaka-putih/feed/ 0
    TATA CARA PENGURUSAN PERKAWINAN https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/tata-cara-pengurusan-perkawinan/ https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/tata-cara-pengurusan-perkawinan/#respond Wed, 02 Jun 2021 11:06:41 +0000 https://gerejapaskalis.kristyantomulyono.com/?p=1330

    Persiapan Awal

    Pendaftaran Pernikahan

    1. Daftarkan pelaksanaan pernikahan Anda di Sekretariat Paroki dimana dilangsungkan pernikahan
    2. Minta kesediaan Romo Paroki untuk menikahkan Anda paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum tanggal pernikahan
    3. Jika menggunakan pastor dari luar paroki, harus dengan seijin dari Pastor Kepala Paroki dan selanjutnya Pastor Kepala Paroki akan memberikan surat delegasi kepada pastor yang akan meneguhkan pernikahan

    Penyelidikan Kanonik

    1. Dokumen-dokumen (syarat-syarat) penyelidikan kanonik lengkap diserahkan ke Pastor penyelidik kanonik pada saat kanonik:
      • Salinan surat baptis asli yang telah diperbaharui di gereja tempat baptis 6 bulan sebelum perkawinan, bagi yang beragama Kristen Protestan melampirkan fotocopy surat baptis dan surat sidi.
      • Fotocopy surat Discovery dan Membangun Rumah Tangga (MRT)
      • Pasfoto 4×6 berdampingan (posisi pria di sebelah kanan) sebanyak 2 lembar
      • Surat keterangan untuk menikah dari Ketua Lingkungan dangan syarat sudah tinggal selama 3 bulan terakhir di lingkungan tersebut
      • Fotocopy Kartu Keluarga (KK) Gereja & KK WNI
      • Fotocopy KTP dari kedua calon pengantin & Akte lahir
      • Bagi anggota TNI/Polri ada surat ijin komandan
      • Fotocopy Surat Nikah Sipil/KUA bagi yang sudah pernah menikah dan Surat Kematian
      • Jika dari luar paroki, perlu menyertakan Surat Keterangan dan Status Bebas/Liber dari paroki asal
      • Surat ijin menikah di luar paroki atau dispensasi beda agama/ijin beda agama (Sekretariat)
      • Surat delegasi peneguhan perkawinan untuk Romo dari luar paroki/KAJ (Sekretariat)
    2. Silakan membuat perjanjian dengan Pastor penyelidik kanonik untuk pelaksanaan penyelidikan kanonik
    3. Pelaksanaan kanonik:
      • Katolik – Katolik: prioritas di paroki pihak wanita
      • Katolik – non Katolik: di pihak Katolik
      • Apabila kanonik dilangsungkan di pihak pria atau di gereja lain, maka minta surat pengantar dari Paroki dimana wanita tinggal
    4. Setelah kanonik selesai, dilanjutkan dengan pengumuman pernikahan 3 (tiga) kali di paroki dimana pasangan tinggal
    5. Bagi warga Cempaka Putih yang menikah di luar paroki Cempaka Putih harap diperhatikan:
      • Penyelidikan kanonik dilaksanakan di Paroki pihak mempelai wanita
      • Setelah diumumkan di gereja selama 3 kali berturut-turut, dokumen penyelidikan kanonik dibawa sendiri oleh calon mempelai untuk diserahkan ke Pastor tempat dilangsungkannya pernikahan
    6. Jika salah satu pasangan tidak katolik, pada saat penyelidikan wajib membawa 2 (dua) orang saksi dan beragama Katolik – tidak boleh kakak atau adik – sebagai saksi penyelidikan kanonik, dengan menyertakan fotocopy KTP kedua saksi tersebut

    Persiapan Teknis

    Persiapan teknis (petugas liturgi, dekorasi, dll)

    1. Dekorasi gereja silakan menghubungi petugas sekretariat (baca juga: Prosedur Dekorasi Bunga Pengantin di Gereja St. Paskalis Paroki Cempaka Putih)
    2. Petugas sekretariat akan menghubungi tim dekorasi gereja yang telah ditunjuk
      • Bunga altar yang sudah dirangkai dan dipakai tidak dapat dibawa pulang
      • Bila menggunakan floris dari luar harus memberitahukan kepada petugas sekretariat gereja
    3. Hubungi koor (bila perlu), lektor, putra-putri altar, petugas persembahan 4 (empat) orang apabila pernikahan dilangsungkan dengan ekaristi/misa kudus
    4. Gladi bersih dilakukan seminggu sebelum hari H, dengan Pastor yang akan memberkati
    5. Draft buku pernikahan dapat dicopy di sekretariat, dan akan diperiksa oleh Romo yang akan memberkati paling lambat 1 (satu) bulan sebelum hari H

    Perlengkapan hari H, harap disiapkan:

    1. Sepasang cincin
    2. Salib, Kitab Suci, Rosario
    3. Hand bouquet dan lilin untuk doa di Bunda Maria (bisa minta ke petugas dekorasi gereja)

    Sumbangan

    1. Iura Stolae / Stipendium: diserahkan langsung ke Pastor yang memberkati
    2. Untuk pemeliharaan Gereja, listrik dan administrasi silakan ditransfer ke rekening BCA a/n PGDP PAROKI SANTO PASKALIS dengan nomor rekening 5730-15-9988; silakan menyerahkan bukti transfer ke Sekretariat Paroki untuk dibuatkan tanda terima
    3. Ucapan terima kasih untuk petugas-petugas: Koster, Misdinar, Kebersihan, soundsystem, keamanan; silakan diserahkan langsung kepada masing-masing petugas pada hari H

    Info Penting Lainnya

    1. Apabila membutuhkan bantuan untuk pengurusan Catatan Sipil dapat menghubungi sekretariat
    2. Fotografer/videografer dilarang naik ke panti imam, agar tidak mengganggu jalannya upacara dan mematuhi petunjuk petugas gereja
    3. Semua dokumen kanonik disimpan di Paroki dimana dilangsungkan pernikahan dan tidak boleh dibawa oleh siapapun.

    Membangun Rumah Tangga (MRT) Contact Person:

    • Mario [0812-8278-7278]
    • Clarissa [0812-1020-7773]
    ]]>
    https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/tata-cara-pengurusan-perkawinan/feed/ 0
    SAKRAMEN PENGUATAN / KRISMA https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/sakramen-penguatan-krisma/ https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/sakramen-penguatan-krisma/#respond Tue, 01 Jun 2021 15:28:48 +0000 https://gerejapaskalis.kristyantomulyono.com/?p=1321 Diadakan setiap 2 tahun sekali (setiap tahun genap).

    Syarat

    • Calon penerima Krisma adalah anak yang berumur 14 tahun atau sudah di kelas 2 SMP (atau kelas yang setingkat / sederajat / lebih tinggi)
    • Sudah dibaptis secara Katolik atau diterima ke dalam Gereja Katolik dan menerima komuni pertama tetapi belum menerima Sakramen Penguatan
    • Melampirkan surat baptis asli dan fotocopy
    • Wajib mengikuti masa pembelajaran yang ditentukan sebagai katekumen
    • Peserta dari luar paroki wajib melampirkan surat pengantar dari Pastor Parokinya

    Pertemuan Persiapan Krisma

    Diadakan setiap hari Minggu, pukul 10:00 di Gereja St. Paskalis (selama kurang lebih 3 bulan)

    Penerimaan Sakramen Krisma

    • Lazimnya diadakan setiap dua tahun sekali (dalam tahun-tahun genap) dan diterimakan oleh Uskup/Vikjen/penggantinya.
    • Penerimaan Sakramen Krisma luar biasa diterima oleh mereka yang akan menikah / usia lanjut dan diterimakan oleh Pastor
    • Calon penerima Krisma didampingi oleh wali Krisma
    ]]>
    https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/sakramen-penguatan-krisma/feed/ 0
    KOMUNI PERTAMA https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/komuni-pertama/ https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/komuni-pertama/#respond Tue, 01 Jun 2021 15:21:20 +0000 https://gerejapaskalis.kristyantomulyono.com/?p=1319 Persyaratan
    • Sudah dibaptis secara Katolik atau diterima ke dalam Gereja Katolik tetapi belum menerima komuni pertama
    • Calon penerima Komuni Pertama adalah anak yang sudah berusia 10 tahun keatas / kelas 4 SD
    • Wajib mengikuti masa persiapan sesuai dengan ketentuan
    • Anak wajib menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh Seksi Katekese (minimal 10 pertemuan)
    • Kedua orangtua calon Komuni Pertama wajib menghadiri semua pertemuan yang diselenggarakan oleh Seksi Katekese
    • Peserta dari luar paroki wajib melampirkan surat pengantar dari Pastor Parokinya

    Dokumen yang Diperlukan

    1. Bagi yang BELUM menikah
      • Fotocopy surat baptis
      • Fotocopy KK Paroki
      • Surat pengantar Pastor Paroki, jika berasal dari luar Paroki Cempaka Putih
    2. Bagi yang SUDAH menikah
      • Fotocopy surat baptis
      • Fotocopy KK Paroki
      • Fotocopy akte perkawinan agama (jika ada)
      • Fotocopy akte perkawinan sipil (jika ada)
      • Surat pengantar Pastor Paroki, jika berasal dari luar Paroki Cempaka Putih

    Pelajaran Komuni Pertama

    • Pelajaran Komuni Pertama diadakan setiap hari Sabtu atau hari Minggu (selama kurang lebih 3 bulan / Maret – Juni)
    • Kedua orangtua dan calon peserta Komuni Pertama diwajibkan mengikuti rekoleksi

    Penerimaan Sakramen Ekaristi

    • Komuni Pertama diadakan setahun sekali (bertepatan dengan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus)
    • Kedua orangtua wajib hadir mendampingi anak menerima Komuni Pertama di Gereja
    ]]>
    https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/komuni-pertama/feed/ 0
    BAPTIS LANSIA https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/baptis-lansia/ https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/baptis-lansia/#respond Tue, 01 Jun 2021 14:45:58 +0000 https://gerejapaskalis.kristyantomulyono.com/?p=1310 Syarat Baptis Lansia
    • Usia 60 tahun ke atas
    • Mengikuti 10 pertemuan katekumen

    Pembaptisan dilakukan di Gereja, dengan waktu Baptis berkala sesuai dengan jumlah peserta calon baptis.

    ]]>
    https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/baptis-lansia/feed/ 0
    SAKRAMEN BAPTIS REMAJA / DEWASA https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/sakramen-baptis-remaja-dewasa/ https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/sakramen-baptis-remaja-dewasa/#respond Tue, 01 Jun 2021 11:52:07 +0000 https://gerejapaskalis.kristyantomulyono.com/?p=1302 Pendaftaran dibuka pada bulan Januari / setelah Natal dan bulan Mei / setelah Paskah.

    Syarat

    • Berusia diatas 7 tahun
    • Dengan sadar dan atas kehendak sendiri ingin menjadi Katolik
    • Wajib mengikuti masa pembelajaran yang ditentukan sebagai katekumen (selama 1 tahun)

    Dokumen yang Diperlukan

    1. Bagi yang BELUM menikah
      • Fotocopy akte kelahiran
      • Fotocopy KK Gereja (jika ada)
      • Surat pernyataan dari orang tua bagi yang berusia dibawah 17 tahun dan kedua orang tua bukan beragama Katolik
    2. Bagi yang SUDAH menikah
      • Fotocopy akte kelahiran
      • Fotocopy KK paroki
      • Fotocopy akte perkawinan agama
      • Fotocopy akte perkawinan sipil

    Pelajaran Katekumen

    1. Calon baptis wajib mengikuti pelajaran kurang lebih 45 (empat puluh lima) kali pertemuan.
    2. Ada beberapa kelas untuk calon baptis, yang diadakan pada hari/waktu yang berbeda: Hari Sabtu/Minggu pukul 16.00 di Gereja (dewasa & anak)

    Pembaptisan

    Pembaptisan dilaksanakan di Gereja menjelang Paskah/Natal.

    Catatan:
    • Bagi calon baptis kelas 4SD sampai dengan usia 14 tahun, pada saat perayaan penerimaan sakramen baptis sekaligus pula akan menerima komuni pertama. Sedangkan bagi mereka yang berusia 14 tahun keatas menerima sakramen inisiasi lengkap: baptis, krisma dan komuni pertama.
    • Bagi yang sudah menikah dan perkawinannya belum diteguhkan secara Katolik, silakan mengisi formulir pemberesan perkawinan.
    ]]>
    https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/sakramen-baptis-remaja-dewasa/feed/ 0
    SAKRAMEN BAPTIS BAYI/ANAK https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/sakramen-baptis-bayi-anak/ https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/sakramen-baptis-bayi-anak/#respond Tue, 01 Jun 2021 10:49:45 +0000 https://gerejapaskalis.kristyantomulyono.com/?p=1293 Pembaptisan bayi diadakan setiap 2 bulan sekali pada minggu pertama tiap bulan genap.

    Syarat

    • Anak berusia kurang dari 7 tahun.
    • Kedua orang tua wajib mengikuti rekoleksi persiapan pada waktu yang ditentukan.

    Dokumen yang Diperlukan

    • Fotocopy akte kelahiran
    • Fotocopy KK Gereja
    • Fotocopy akte perkawinan agama (jika ada)
    • Fotocopy akte perkawinan sipil (jika ada)
    • Surat Pengantar Pastor Paroki, jika dari luar Paroki Cempaka Putih
    • Fotocopy surat baptis wali baptis; Jika di surat baptis belum tercatatkan Sakramen Penguatan, maka dilampirkan juga fotocopy sertifikat penerimaan Sakramen Penguatan.

    Prosedur

    • Orangtua calon baptis mengambil dan mengisi Formulir Baptis
    • Menyerahkan formulir pendaftaran Pembaptisan Bayi, beserta dokumen-dokumen yang lainnya pada saat pertemuan calon baptis bayi
    • Kedua orangtua calon baptis bersama wali baptis wajib menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh Seksi Katekese (1 pekan sebelum Pembaptisan, yaitu pada hari Minggu keempat dalam bulan ganjil)
    • Menerima Sakramen Pembaptisan Bayi yang dilaksanakan pada hari Minggu pertama setiap dua bulan sekali (pada bulan genap)
    ]]>
    https://gerejapaskalis.or.id/pelayanan/sakramen-baptis-bayi-anak/feed/ 0