{"id":1873,"date":"2021-09-25T11:55:00","date_gmt":"2021-09-25T04:55:00","guid":{"rendered":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/?p=1873"},"modified":"2021-10-04T15:03:01","modified_gmt":"2021-10-04T08:03:01","slug":"karunia-allah-bagi-semua-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/renungan\/karunia-allah-bagi-semua-orang\/","title":{"rendered":"Karunia Allah bagi Semua Orang"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"1873\" class=\"elementor elementor-1873\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-4fb68477 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"4fb68477\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-37fba37\" data-id=\"37fba37\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4c51c53 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4c51c53\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h4><strong>Renungan Minggu Biasa XXVI<\/strong><\/h4>\n<p><em>Markus 9:38-43<\/em><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/sabda-saban-hari-1-1024x577.webp\" alt=\"sabda saban hari\" \/><\/p>\n<h5>Karunia Allah bagi Semua Orang<\/h5>\n<p>Bapak, ibu, saudara saudari, teman-teman muda, dan anak anak yang terkasih<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Salam damai dan kebaikan bagimu!<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Dalam kehidupan kita, kita merasa bahagia jika kita menjadi insan yang sangat religius. Bahkan, kita secara pribadi diberikan karunia yang tidak dimiliki oleh orang lain dari <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Allah_Bapa\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Allah<\/a>, misalnya mampu menyembuhkan orang sakit atau kemampuan sejenis lainya. Kita melihat bahwa itu adalah sesuatu yang membahagiakan, seakan menjadi sebuah capaian yang maksimal atas hidup religius kita. Pertanyaannya: Apakah ekspresi bahagia itu salah atau merupakan sebuah ekspresi kesombongan? Jawabannya adalah tidak\u2014jika hanya pada titik merasa bahagia.\u00a0<\/p>\n<p>Yang menjadi masalah adalah dalam keadaan bahagia itu, kita meyakini bahwa hanya kita saja yang mendapatkan karunia dan kebaikan dari Allah sehingga ketika orang lain melakukan sesuatu yang lebih baik, kita malah melihatnya sebagai sesuatu yang salah.\u00a0 Bahkan, kita gusar dengan situasi itu. Kita cenderung iri hati dan berpikir mengapa tidak hanya saya saja yang memiliki kemampuan itu?<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Melalui <a href=\"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/renungan\/siapakah-yesus-bagi-ku\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bacaan<\/a> ini, kita sebagai pengikut Kristus diajak untuk tidak iri hati dengan kemampuan orang lain yang tentunya adalah anugerah Tuhan. Kita harus berada dalam kesadaraan bahwa Allah dapat bekerja secara dashyat dan luar biasa pada diri orang lain, bahkan pada orang yang menurut ukuran kita manusia adalah orang yang tidak baik. Artinya orang lain pun bisa saja mendapatkan karunia dari Allah bahkan karunia lebih dasyat dari diri kita. Karunia atau kelebihan yang dimiliki oleh sesama, harus dilihat secara positif sehingga kita bisa saling melengkapi.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Melalui bacaan ini juga, kita semua diajak untuk melihat pribadi Allah kita yang selalu mencintai semua orang tanpa terkecuali. Atas dasar ini, kita yakin bahwa Allah dapat memberikan karunianya yang istimewah bukan hanya pada diri kita sendiri, tetapi juga pada orang lain. Kita manusia diharapkan untuk menerima dan mendengarkan karya Allah di dalam hidup dan karya kita.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Semoga Tuhan memberkati kita semua!<\/p>\n<p><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-cc21781 elementor-widget elementor-widget-video\" data-id=\"cc21781\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;youtube_url&quot;:&quot;https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/watch?v=i5dzEJGsZnc&quot;,&quot;video_type&quot;:&quot;youtube&quot;,&quot;controls&quot;:&quot;yes&quot;}\" data-widget_type=\"video.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-wrapper elementor-open-inline\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-video\"><\/div>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melalui bacaan ini juga, kita semua diajak untuk melihat pribadi Allah kita yang selalu mencintai semua orang tanpa terkecuali. Atas dasar ini, kita yakin bahwa Allah dapat memberikan karunianya yang istimewah bukan hanya pada diri kita sendiri, tetapi juga pada orang lain. Kita manusia diharapkan untuk menerima dan mendengarkan karya Allah di dalam hidup dan karya kita.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-1873","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1873","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1873"}],"version-history":[{"count":34,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1873\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2331,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1873\/revisions\/2331"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1873"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1873"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1873"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}