{"id":3946,"date":"2022-07-23T14:26:05","date_gmt":"2022-07-23T07:26:05","guid":{"rendered":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/?p=3946"},"modified":"2022-07-23T14:27:44","modified_gmt":"2022-07-23T07:27:44","slug":"renungan-minggu-biasa-xvii-cara-tuhan-menjawab-doa-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/renungan\/renungan-minggu-biasa-xvii-cara-tuhan-menjawab-doa-kita\/","title":{"rendered":"Renungan Minggu Biasa XVII &#8220;Cara Tuhan Menjawab Doa Kita&#8221;"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\">Renungan Minggu Biasa XVII<\/p>\n<h1 style=\"text-align: center;\">Cara Tuhan Menjawab Doa Kita<\/h1>\n<p style=\"text-align: center;\">Bacaan I: <a href=\"https:\/\/imankatolik.or.id\/alkitabq.php?q=Kej18:20-32;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Kej. 18:20-32<\/a>, Bacaan II: <a href=\"https:\/\/imankatolik.or.id\/alkitabq.php?q=Kol2:12-14;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Kol. 2:12-14<\/a>, Bacaan Injil: <a href=\"https:\/\/imankatolik.or.id\/alkitabq.php?q=Luk11:1-13;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Luk. 11:1-13<\/a><\/p>\n<p class=\"p1\">Ada seorang pemuda yang rajin berdoa, meminta sesuatu pada Tuhan. Tapi doanya tak kunjung terkabulkan. Meskipun demikian, dia tetap setia berdoa bahkan hingga hampir 1 tahun dia berdoa, belum terkabul juga. Dia melihat teman kantornya, orangnya biasa saja, tak istimewa, ibadah ke gereja pun jarang. Kelakuannya juga sering <i>nggak <\/i>beres, sering menipu, bohong sana sini. Tapi anehnya, apa yang dia doakan, semua dipenuhi.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\">Pemuda itu pun heran. Akhirnya, dia pun datang ke seorang pastor. Dia bercerita kepada pastor tentang permasalahan yang sedang dihadapi, tentang doanya yang sulit terkabul padahal dia taat dan setia, sedangkan temannya yang bandel, malah dapat apa yang dia inginkan. Mendengar kisah pemuda itu, pastor itu tersenyum lalu bertanya kepada pemuda itu, <i>\u201c<\/i><em>kalau Anda lagi duduk di warung, kemudian datang pengamen, tampilannya urak-urakan, main musik tidak benar, suaranya fals, bagiamana reaksimu?\u201d Pemuda tadi menjawab, \u201csegera saya kasih uang, nggak tahan melihat dan dengarkan dia lama-lama di situ, sambil nyanyi pula.\u201d<\/em><\/p>\n<p class=\"p1\">Pastor bertanya lagi, <i>\u201c<\/i><em>kalau pengamennya rapi, main musiknya enak, suaranya merdu, menyanyi lagu yang kamu suka, bagaimana reaksimu?\u201d Pemuda ini pun menjawab, \u201cWahh\u2026kalau itu saya dengarkan. Saya biarkan dia nyanyi sampai habis. Lama pun tidak masalah. Kalau pengamen urakan tadi saya kasih 2ribu, yang ini 100ribu pun aku rela.\u201d Pastor pun tersenyum. \u201cBegitulah Tuhan. Ketika melihat engkau yang taat dan setia datang menghadapNya, Tuhan betah dengarkan doamu, melihat kamu. Dan Tuhan ingin sering bertemu kamu dalam waktu yang lama. Buat Tuhan, memberi apa yang kamu mau itu gampang betul. Tapi Dia ingin menahan kamu lebih lama, biar lebih intim dengan Dia. Coba bayangkan, kalau doamu cepat dikabulkan, apa kamu bakal sedekat ini? Dan di penghujung nanti, apa yang kamu dapatkan jauh lebih besar dari apa yang kamu minta.\u201d<\/em> <strong>Begitulah cara Tuhan menjawab doa-doa kita!<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\">Kisah singkat ini jelas menunjukkan kepada kita bahwa<i> <\/i>sang pemuda berkelakuan baik dan rajin berdoa, tetapi dia tidak sabar menunggu jawaban dari Tuhan. Dia membandingkan dirinya dengan temannya yang <i>urak-urakan <\/i>hidupnya tetapi setiap doa dan permohonannya dikabulkan oleh Tuhan.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\">Mungkin kita juga seperti sang pemuda ini, tidak sabar menunggu jawaban atas doa dan permohonan kita. Bahkan kita mungkin tidak lagi percaya pada kekuatan doa, dan menggerutu, <em>\u201cuntuk apa berdoa? Tidak ada gunanya. Tidak ada untungnya.\u201d<\/em> Tetapi, haruskah kita menyimpulkan bahwa doa itu tidak ada untungnya? Benarkah doa itu tidak bermakna? Ternyata tidak! Tuhan punya cara yang teramat baik dalam menjawab setiap doa, pengharapan dan permohonan kita. Tuhan<i> <\/i>ingin kita lebih dekat dengan dia. Dia ingin kita lebih taat dan setia. Dia tahu apa yang terjadi atas hidup kita. Dia pun tahu apa yang kita butuhkan dalam hidup kita dan Dia memberi yang terbaik bahkan lebih dari yang kita harapkan, asal kita sungguh dekat denganNya dan bersabar terhadap rancangan dan rencana terindahnya untuk kita.<\/p>\n<p class=\"p1\">Dalam bacaan Injil tadi jelas, Yesus mengatakan <i>\u201c<\/i><em>\u2026Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.\u00a0Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.\u00a0Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu<sup>\u00a0<\/sup>\u00a0ganti ikan?\u00a0Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?\u00a0Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta<sup>\u00a0<\/sup>\u00a0kepada-Nya&#8221;<\/em> (Luk.11:9-13).<\/p>\n<p class=\"p1\">Untuk itu, berserahlah pada Tuhan dan biarkan kehendak Tuhan yang terjadi atas hidupmu, seperti yang dilakukan oleh Bunda Maria, <em>\u201cSesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu\u201d<\/em> (Luk.1:39). Ungkapkan seluruh pengharapanmu dalam kepasrahan, ketaatan, dan kesetiaan pada Tuhan dalam doa yang tak jemu-jemu. Sebab doa adalah <em>\u201csuatu luapan hati, sebuah pandangan sederhana ke surga. Suatu luapan syukur dan cinta, baik di tengah penderitaan maupun sukacita.\u201d <\/em>Doa terkait dengan hati yaitu hati manusia dan hati Tuhan. Orang yang berdoa adalah orang yang berada dalam hubungan antara hati dengan hati; hatinya dan hati Allah. Orang yang berdoa adalah dia yang percaya bahwa hati Allah dipenuhi kasih yang tak terhingga, sekaligus meyakini bahwa hati Allah mampug menampung segalanya. Dalam hati Allah ada ruang untuk setiap orang. Orang yang berdoa adalah dia yang berada dalam hati Allah, dalam kerahiman Allah.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\">Bersama para murid dalam Injil hari ini, dengan rendah hati kita memohon kepada Yesus, <em>\u201cAjarilah kami berdoa\u2026dan berserah padaMu, Tuhan\u201d<\/em> (<i>bdk, <\/i>Luk.11:1). <strong>AMIN*<\/strong> <em>[Rm. Jimmy Hendrik Rance Tnomat, OFM]<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Renungan Minggu Biasa XVII Cara Tuhan Menjawab Doa Kita Bacaan I: Kej. 18:20-32, Bacaan II: Kol. 2:12-14, Bacaan Injil: Luk. 11:1-13 Ada seorang pemuda yang rajin berdoa, meminta sesuatu pada Tuhan. Tapi doanya tak&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-3946","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3946"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3946\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3949,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3946\/revisions\/3949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gerejapaskalis.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}