TV Tetap Hidup Saat Lampu Padam

Malam ini adalah malam Vigili Paskah puncak Tri Hari Suci dan puncak dari segala malam dimana gereja mengajak untuk berjaga-jaga menantikan kebangkitan Tuhan. Seperti umat Israel berjaga-jaga menantikan Tuhan yang akan lewat untuk membebaskan mereka dari penindasan bangsa Mesir. Kita juga berjaga-jaga menantikan pembebasan dari perbudakan dosa melalui kebangkitan Yesus Kristus. Demikian Komentator mengawali upacara Vigili gereja St. Paskalis Sabtu 30 Maret 2024. Vigili Paskah dimulai dengan upacara Cahaya dipimpin Romo Thomas Ferry Suharto, OFM didampingi Romo Timothy Faber CSE dan Romo Anton Wahyudianto SX. Pada saat upacara Cahaya, semua lampu dimatikan. Semua umat fokus pada upacara cahaya. Umat yang berada di halaman dan aula dapat mengikuti upacara Cahaya karena TV maupun layar proyektor menayangkannya. Panitia sudah menyiapkan dengan baik agar TV maupun layar proyektor tetap hidup saat semua lampu dipadamkan. Romo Timothy CSE Dalam homilinya menekankan umat untuk tidak takut dengan situasi gelap dalam hidup dan mengajak umat untuk taat dengan menyatukan kehendaknya dengan kehendak Tuhan. Pesan itu disampaikan berdasarkan refleksi atas pengalaman hidupnya ketika tengah tahun 2023 lalu ia mengalami kecelakaan. Tanggapan orang-orang atas peristiwa yang menimpanya justru membuatnya merasa semakin takut. Namun Romo Timothy memasrahkan ketakutannya kepada Tuhan. Berkat Tuhan, rasa takut berubah menjadi kedamaian. Romo Timothy secara bertahap mengalami kesembuhan dan dapat berbagi refleksi perjalanan imannya dalam misa malam paskah ini. Romo Timothy CSE merupakan Imam putra paroki Cempaka Putih. Saat ini beliau bertugas di Pontianak, Kalimantan Barat. Misa Vigili Paskah di gereja Paskalis Sabtu 30 Maret 2024 dilangsungkan dua kali, pukul 17.00 dan 20.00. * (Aji)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *