Karunia Allah bagi Semua Orang

Renungan Minggu Biasa XXVI

Markus 9:38-43

sabda saban hari

Karunia Allah bagi Semua Orang

Bapak, ibu, saudara saudari, teman-teman muda, dan anak anak yang terkasih

 

Salam damai dan kebaikan bagimu!

 

Dalam kehidupan kita, kita merasa bahagia jika kita menjadi insan yang sangat religius. Bahkan, kita secara pribadi diberikan karunia yang tidak dimiliki oleh orang lain dari Allah, misalnya mampu menyembuhkan orang sakit atau kemampuan sejenis lainya. Kita melihat bahwa itu adalah sesuatu yang membahagiakan, seakan menjadi sebuah capaian yang maksimal atas hidup religius kita. Pertanyaannya: Apakah ekspresi bahagia itu salah atau merupakan sebuah ekspresi kesombongan? Jawabannya adalah tidak—jika hanya pada titik merasa bahagia. 

Yang menjadi masalah adalah dalam keadaan bahagia itu, kita meyakini bahwa hanya kita saja yang mendapatkan karunia dan kebaikan dari Allah sehingga ketika orang lain melakukan sesuatu yang lebih baik, kita malah melihatnya sebagai sesuatu yang salah.  Bahkan, kita gusar dengan situasi itu. Kita cenderung iri hati dan berpikir mengapa tidak hanya saya saja yang memiliki kemampuan itu?

Melalui bacaan ini, kita sebagai pengikut Kristus diajak untuk tidak iri hati dengan kemampuan orang lain yang tentunya adalah anugerah Tuhan. Kita harus berada dalam kesadaraan bahwa Allah dapat bekerja secara dashyat dan luar biasa pada diri orang lain, bahkan pada orang yang menurut ukuran kita manusia adalah orang yang tidak baik. Artinya orang lain pun bisa saja mendapatkan karunia dari Allah bahkan karunia lebih dasyat dari diri kita. Karunia atau kelebihan yang dimiliki oleh sesama, harus dilihat secara positif sehingga kita bisa saling melengkapi.

Melalui bacaan ini juga, kita semua diajak untuk melihat pribadi Allah kita yang selalu mencintai semua orang tanpa terkecuali. Atas dasar ini, kita yakin bahwa Allah dapat memberikan karunianya yang istimewah bukan hanya pada diri kita sendiri, tetapi juga pada orang lain. Kita manusia diharapkan untuk menerima dan mendengarkan karya Allah di dalam hidup dan karya kita.

Semoga Tuhan memberkati kita semua!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.