Umat Paskalis Menanti Kebangkitan Tuhan Yesus dengan Harapan dan Sukacita

Jakarta, Komsos St. Paskalis — Sabtu (19/4/25) Gereja Santo Paskalis melaksanakan perayaan Vigili Paskah dalam suasana tenang dan khusyuk. Gereja penuh dengan umat yang mengikuti perayaan Vigili Paskah. Adapun perayaan ini dilaksanakan dua kali, yakni pukul 17.00 dan 20.00 WIB di Gereja St. Paskalis.

Perayaan Vigili Paskah merupakan salah satu perayaan penting karena merupakan bagian dari tri hari suci dan dilaksanakan pada malam sebelum Paskah. Sesuai namanya, Vigili berasal dari bahasa latin yaitu “vigilia” yang memiliki berarti berjaga-jaga atau menanti. Oleh karena itu, umat katolik pada malam hari ini menantikan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus dari kematian.

Keheningan memenuhi lingkungan gereja dan misa pun dimulai dengan keadaan gelap karena lampu dimatikan sebagai lambang kegelapan karena Kristus wafat. Dari luar gereja dilakukan prosesi pemberkatan lilin Paskah dan lilin tersebut dinyalakan kemudian diarak masuk ke dalam gereja. Lilin Paskah melambangkan Tuhan Yesus yang adalah terang kehidupan.

Cahaya dari api lilin Paskah menjadi sumber cahaya bagi umat ditengah kegelapan dan nyala api itu kemudian disebarkan kepada umat sampai lilin semua umat yang telah dibagikan sebelumnya menyala. Kita menyebarkan nyala api yang kita dapat kepada orang lain disekeliling kita. Momen ini mengingatkan kita akan tugas kita untuk menyebarkan nyala api cinta kasih kepada sesama kita sebab cahaya Kristus ada di tengah-tengah kita dan di dalam hati kita.

 

Di dalam homilinya, Romo Thomas Ferry Suharto, OFM menekankan bahwa melalui perayaan Vigili Paskah kita diajak untuk mengupayakan kesejahteraan bersama. Hal itu juga dikarenakan pada tahun 2025 ini Arah Dasar (Ardas) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) menekankan bahwa seluruh umat diharapkan mampu menunjukkan “Kepedulian Lebih Kepada Saudara yang Lemah dan Miskin”.

“Kita memang banyak kesalahan dan kerapuhan tapi mari kita saling mengampuni dan mengeratkan kerjasama kita agar kita bisa membawa dan mempersembahkan kepada Tuhan kesejahteraan bersama,” ungkap Romo Ferry.

 

Hal yang penting dalam perayaan ini adalah liturgi babtis dimana air babtis dan air suci diberkati oleh imam dan umat memperbaharui janji babtis. Kemudian, seluruh umat diperciki air suci dan perayaan dilanjutkan dengan liturgi ekaristi sampai selesai.

Perayaan Vigili Paskah berjalan dengan lancar dari awal hingga selesai karena dukungan dan bantuan dari semua pihak yang terlibat. Umat pulang dengan hati penuh harapan karena di hari Minggu Paskah sukacita besar memenuhi hati kita semua yang beriman kepada Tuhan.

 

Penulis: Vira Yuliany, Anggota Komsos Paskalis

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *