PROFIL GEREJA SANTO PASKALIS
Sejarah Gereja
Sejarah
Gereja Santo Paskalis pada awalnya merupakan sebuah stasi yang masuk dalam wilayah Paroki Kramat. Pada awalnya, perkembangan berlangsung di daerah Tanah Tinggi. Saat itu, perayaan Ekaristi dilangsungkan di Jalan Petruk, tepatnya di sebuah kantin Algemeene Transporttroepen yang merupakan tempat rekreasi bagi tentara Belanda. Umat dilayani oleh Pastor Paternus Nicholas Joannes Cornelius Geise, O.F.M.[1]
Pengumpulan dana berhasil membangun sebuah kapel sekaligus pastoran di Jalan Tanah Tinggi, Poncol pada tahun 1947. Saat itu, gereja ini dikenal sebagai Gereja Santo Paskalis, Paroki Tanah Tinggi.
Pada tahun 1952, pengumpulan dana berbuah pada pendirian gedung Gereja Santo Paskalis yang saat itu masih berbentuk sederhana. Pesta gereja ini dirayakan setiap tanggal 17 Mei, walau gedung gereja diberkati pada hari Minggu tanggal 18 Mei 1952. Gedung gereja diberkati oleh Vikaris Apostolik Djakarta, Petrus Johannes Willekens, S.J.
Perkembangan kegiatan umat terus berlangsung sejak saat itu, dengan terbentuknya berbagai wadah kegiatan Gereja, termasuk dalam bidang pendidikan dengan sempat berdirinya Sekolah Strada di Tanah Tinggi. Pada tahun 1977–1978, Gereja membangun suatu kapel di kawasan Serdang.
Pada tahun 1980, dimulai pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk membangun sebuah gereja di bekas tanah pabrik es di Jalan Letjen Suprapto. SK Gubernur terbit pada bulan Desember 1985. Gedung gereja ini diresmikan oleh Uskup Agung Jakarta, Leo Soekoto, S.J. pada 7 Juni 1987. Renovasi gereja sempat dilaksanakan sejak tahun 2008 dan berakhir pada 29 Maret 2009.
Peribadatan
Gereja ini menyelenggarakan misa harian dan misa mingguan.
Misa mingguan berlangsung satu kali pada hari Sabtu sore pukul 17.00 WIB.
Pada hari Minggu berlangsung empat kali misa, yakni pada pukul 07.00, 10.00, 17.00, dan 20.00 WIB. Misa harian dilaksanakan pada pagi hari pukul 05.30 WIB.
Gereja ini juga menyelenggarakan Misa Jumat Pertama pada pukul 12.00 dan 18.00 WIB. Liturgi diselenggarakan dalam Bahasa Indonesia.
Gereja Santo Paskalis

